Blognya Bayu Anggoro
Pindah Kelas Karena Kebanjiran
Waktu itu saya berada di kelas Xc , setahun kemudian saya naik ke kelas XI dengan mengambil jurusan IPS. Saya masuk di kelas IPS 1. Saat di kelas XI IPS1 , saya mendapatkan teman-teman baru yang belum saya kenal. Saya tidak mengenal satu pun nama teman-teman baru saya itu. Lama-kelamaan saya mengetahui nama mereka satu-satu. Dan akhirnya saya menjadi akrab pada mereka semua karena sering bertemu di dalam kelas. Saya mengambil tempat duduk paling belakang. Hari demi hari saya lewati bersama di kelas dengan teman-teman , lama-kelamaan menjadi semakin akrab dan sampai-sampai mengenali sifat mereka satu-satu karena sering bersama saat belajar , bercanda-canda , bermain-main , dan lain sebagainya.
Saat itu tepat nya hari minggu pagi sekitar pukul 2 pagi , hujan turun sangat deras sekali. Hujannya cukup lama sekitar 3-4 jam. Saya pun terbangun karena mendengar suara hujan dan petir yang sangat kencang dan mengerikan sekali. Tak lama kemudian saya tidur kembali. Saat saya bangun sekitar pukul 6 pagi , saya pergi ke pintu untuk melihat ke luar , saya melihat rumah tetangga saya yang kebanjiran , meskipun tidak terlalu parah. Saya beruntung rumah saya tidak kebanjiran sama sekali. Lalu saya berjalan-jalan keluar menggunakan sepeda , saya kaget melihat hampir semua jalanan dan rumah-rumah tergenang oleh air akibat hujan yang sangat deras tadi pagi. Baru kali ini di kota saya kebanjiran , padahal sebelum-sebelumnya tidak pernah kebanjiran separah ini.
Keesokan harinya di semester 2 , saya berangkat ke sekolah. Saat sampai di sekolah , saya dan teman-teman yang lainnya kaget karena melihat kelas saya yang sangat kotor dan berantakan akibat hujan kemaren. Saya kira kelas kami tidak tergenang oleh air , tapi kenyaataan nya sangat kotor akibat bekas hujan kemaren. Padahal di semester 1 kelas kami aman dari banjir. Kami satu kelas pun langsung bergotong-royong untuk membersihkan kelas kami. Ada satu pelajaran yang terpotong yaitu penjaskes karena kami pakai waktunya untuk membersihkan kelas. Setelah bel jam pertama habis , kelas kami sudah bersih , dan kami pun belajar kembali seperti semula lagi.
Hari demi hari terlewati , kelas kami aman dari banjir. Sekitar akhir semester 2 di kelas XI IPS 1 , hujan turun cukup deras pada hari rabu pagi sekitar pukul 4 pagi. Saat saya sampai di sekolah , ternyata dan lagi-lagi kelas saya dan teman-teman saya kebanjiran lagi. Kami pun langsung mau membersihkan kelas kami itu yang penuh dengan kotoran seperti sebelumnya. Tetapi saat kami mau membersihkan kelas kami , kami di perintahkan pindah ke ruangan kelas baru yang kebetulan masih belum banyak kelas yang memakainya. Padahal seharusnya ruangan baru itu di pake untuk kelas X yang akan naik di kelas XI nanti , tapi kami yang memaikainya sementara untuk menghindari kebanjiran lagi. Kami pun langsung membawa kursi-kursi dan perlengkapan-perlengkapan yang ada di kelas untuk di pindahkan ke ruangan kelas yang baru. Kami satu persatu membawa kursi masing-masing dan perlengkapan-perlengkapan yang ada di kelas yang bisa di bawa ke ruangan baru. Sesampai nya di ruangan kelas yang baru , saya tidak menyangka ternyata ruangan baru tersebut sangat sempit dan panas sekali , beda sekali dengan kelas kami sebelumnya yang cukup luas dan tidak terlalu panas. Di ruangan kelas baru , bicara sedikit pun sudah kedengaran di hampir seluruh kelas yang ada di ruangan baru tersebut , padahal sebelumnya tidak seperti itu. Jendelanya sangat kecil dan cuma sedikit aja yang membuat kami kurang menghirup udara yang banyak , tidak seperti kelas kami yang sebelumnya. Tetapi tidak apa-apa , kami sangat senang dengan kelas baru kami itu walaupun sempit dan panas sekali , kami masih belajar dengan baik dan nyaman. Kami juga tidak pernah kebanjiran lagi , tidak capek-capek lagi untuk membersihkan kelas dan tidak mngambil jam pelajaran untuk membersihkan kelas saja yang membuang-buang waktu cuma karena untuk membersihkan kelas saja. Tidak seperti kelas saya yang sebelumnya yang harus di bersihkan terlebih dahulu untuk bisa belajar dan mengambil waktu/jam pelajaran cuma untuk membersihkan kelas saja yang membuat saya dan teman-teman saya kehilangan pelajaran. Yang terpenting kami nyaman saja belajar di ruangan kelas kami yang baru itu.